Sunday, 16 October 2016

Tiada

Orang disamping mu mungkin akan pergi
besok atau lusa
tak ada lagi senyumnya
tak ada lagi tawanya
yang tersisa hanya kenangan
dalam ingatan yang bisa hilang kapan saja
dan muncul bila kamu mengingat sesuatu tentangnya
memang menyakitkan
namun, itu pasti terjadi
mungkin suatu saat nanti
seseorang yang akan pergi itu adalah kamu

Thursday, 13 October 2016

Bahasa Indonesia

Aku berhenti ibarat titik
terdiam sejenak seperti koma
dari kebingungan tanda tanya

kulawan kata antonim itu
dengan kata kata sinonim
satu bait dari empat baris
yang kudengar hanya sampiran
tak bermakna

sekumpulan pertanyaan retorik
yang selalu membuat diriku kesal
kuakhiri cerpen ini
dengan akhir yang bahagia

Saturday, 8 October 2016

16:48

"Kata kata yang aku tuliskan adalah sebuah omongkosong yang indah"

-M.S-

Tuesday, 4 October 2016

Pemeran

"Mimpiku adalah menjadi pemeran dalam cerita yang engkau buat, yang dituliskan dari tinta air mata bahagia"

-M.S-

Sunday, 2 October 2016

4 Oktober 2000

4 Oktober 2000

Terlihat sepasang kekasih menangis bahagia
sang ibu yang berusaha keras
dan sang ayah yang melafalkan doa doa
terdengar suara tangisan merdu
tanda hadirnya malaikat kecil yang terlahir didunia
kulit yang halus,jari jemari yang kecil
dan mata yang mungil perlahan terbuka
ibu tersenyum bahagia dan
ayah bersyukur kepada sang pencipta
karena kamu telah terlahir
kamu harus ingat, untuk apa dan kenapa kamu dilahirkan
hari ini adalah hari yang sama
bahagiakanlah orangtua mu
buatlah mereka bangga
karena kamu telah lahir didunia

Saturday, 1 October 2016

Sunday, 25 September 2016

Indah Sesaat

Kamu yang membuka hati ini
sehingga kamu ada di dalamanya
warna yang awalnya monotone
sekarang telah berubah
seketika itu kamu merubah pikiranku
dengan sebuah percikan kasih sayang yang terus menerus
tanpa aku sadari, ternyata aku telah masuk kedalam hati mu
seakan masuk begitu saja tanpa di undang
tak perlu usaha keras untuk masuk
bahagianya....
tersadar sesaat, ternyata kemudahan yang aku dapat adalah boomerang kedepannya
kamu menghilang
pergi begitu mudah, semudah aku masuk kedalam hati mu
semua warna yang telah kamu berikan menghilang perlahan
ku genggam erat tangan mu namun nihil
meninggalkan bekas luka yang kamu tinggalkan
membuta aku semakin tau apa itu jatuh cinta
rasa sakit yang kamu berikan semata mata membuat aku berlatih agar lebih kuat di kemudian hari
terima kasih telah singgah dihati ku
walau sesaat.

Saturday, 17 September 2016

Mengajak Pergi

Pagi hingga sore
selalu terulang begitu cepat
waktu berjalan tak seperti biasanya
terkurung diantara dinding dinding kamar
pintu yang terbuka mengajak untuk pergi
namun,hati masih ragu
hingga akhirnya ku tutup pintu itu
dia selalu terbuka lagi lagi dan lagi
dengan alasan mengajak untuk pergi
masih saja ku tutup pintu itu kembali
pintu yang biasa terbuka kini tertutup
hati rasa ingin pergi, tapi pintu itu sudah tidak lagi terbuka
terperangkap dalam ruangan bersama rasa sepi dan penyesalan
berharap pintu itu akan terbuka lagi
entah sampai kapan
pasti akan ku tunggu.




" Hidup jangan monotone, buatlah hidup penuh dengan warna karna waktu kita tidak banyak "

-M.S-

Tuesday, 13 September 2016

NODA

Semangat mulai pudar
rasa menyesal dan frustasi menghapiri
langit yang biru mulai berubah gelap
air perlahan jatuh
dan mengalir membawa semua rasa bersalah hanyut
kebaikan yang tercipta, hilang begitu saja oleh kesalahan
kepercayaan mulai luntur
yang terpandang saat ini hanyalah setitik kesalahan
bagaikan matahari terhalang oleh awan gelap
teringat kebaikan yang menghilang secara perlahan
bagaikan noda yang tak bisa hilang.




" Beribu - ribu kebaikan yang kamu lakukan tak akan selalu diingat oleh orang lain tapi, jika kamu melakukan kesalahan sekecil apa pun itu maka orang lain akan selalu mengingatnya.
Seperti kertas putih yang tertetes tinta hitam, orang akan melihat tetesan tintanya
bukan kertas putihnya "


-M.S-

Monday, 12 September 2016

Menunggu Fajar Kembali

Sinar mentari pagi mulai menyapa
terbangunnya dari mimpi
teringat apa yang pernah terjadi ingin berulang kembali
langit mulai berwarna biru
seakan sesuai isi hati yang rindu
burung yang berkicau diatas ranting pohon yang kering seolah memanggil untuk kembali
menunggunya tanpa rasa bosan
keraguan selalu muncul untuk lupa saja
daun daun yang melambai seolah mengucapkan selamat tinggal
berat hati rasanya
untuk pergi...
terbayang akan hadirnya
apa yang pernah disia-siakan
membuat rasa menyesal itu semakin tumbuh
seandainya ada kesempatan kedua dan waktu kembali pada saat itu
mungkin rasa menyesal saat ini tak akan pernah terjadi.





" Jangan pernah sia-siakan orang yang saat ini ada bersamamu, karena nanti dia akan pergi bersama orang lain dan akan meninggalkan mu "

-M.S-

Sunday, 11 September 2016

Renungan Senja

Tidak kah kamu bersyukur atas apa yang kamu miliki?
sementara orang lain yang tak punya, ia tetap bersyukur
apakah kamu tak malu?
lihat lah sekeliling mu
apa yang kamu lihat adalah hal yang nyata
apakah kamu pernah melihat?membayangkan atau membandingkan?
orang yang tak punya apaapa dia lebih banyak bersyukur
dia menerima segalanya dengan iklas
tanpa keluhan...
walaupun hanya sesuap nasi yang dia punya untuk bertahan hidup
dia masih bersyukur
dia menggunkan baju yang kucel dan kotor
tanpa keluhan sedikit pun
hanya recehan harta yang dia punya
apakah dia mengeluh?
tidak, dia tetap bersyukur atas apa yang dia punya
apakah dia bahagia?
tentu, karena baginya pakain yang bagus dan harta yang banyak tidak menjamin dia akan bahagia
apa lagi tanpa adanya rasa bersyukur
lain hal nya dengan orang yang tak mengerti kata bersyukur
dia yang punya harta,pakaian yang bagus,rumah yang besar dan jabatan
terkadang dia lupa bersyukur
dia terlena oleh kenikmatan dunia
apakah semua itu membuat dia bahagia?
tentu tidak, karena dia tidak bersyukur dan selalu mengeluh.





 " Bersyukur lah dengan apa yang kamu punya, karena apa yang kamu punya belum tentu di miliki oleh orang lain dan percaya lah itu kan membuat kamu bahagia "


-M.S-